Home » , , » Tata Cara, Waktu, Rakaat, Niat dan Doa Sholat Dhuha Lengkap

Tata Cara, Waktu, Rakaat, Niat dan Doa Sholat Dhuha Lengkap

Written By Alby Maizan On Tuesday, February 14, 2017 | 7:51 PM

Waktu, Rakaat , Niat, Tata Cara, dan Doa sholat Dhuha Lengkap - Bismillahirrahmanirrahim - Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

sholat Dhuha adalah salah satu sholat sunnah yang dikerjakan saat matahari sedang naik hingga matahari berada di tengah-tengah langit atau sebelum waktu dzhur. sholat Dhuha juga sangat dianjurkan dan bahkan menjadi salah satu wasiat yang diwariskan oleh Rasulullah صلى الله عليه وسلم kepada sahabat, salah satunya sebagaimana hadits oleh Abu Hurairah رضي الله عنه bahwasanya Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda :

أَوْصَانِي خَلِيلِي بِثَلَاثٍ لَا أَدَعُهُنَّ حَتَّى أَمُوتَ صَوْمِ ثَلَاثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ وَصَلَاةِ الضُّحَى وَنَوْمٍ عَلَى وِتْرٍ

“Kekasihku (Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam) mewasiatkan kepadaku tiga perkara yang tidak aku tinggalkan sampai aku meninggal: Puasa tiga hari setiap bulan, sholat Dhuha, dan sholat Witir sebelum tidur.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Selain memberi ketenangan hati, ada begitu banyak keistimewaan, keutamaan dan manfaat apabila kita menerjakan sholat Dhuha, diantaranya :

1. sholat Dhuha merupakan salah satu wasiat Rasulullah صلى الله عليه وسلم
2. sholat Dhuha mencukupi sebagai sedekah bagi tiap ruas tulang / sendi tubuh.
3. Masuk surga melalui pintu Dhuha.
4. Akan dibangungkan sebuah rumah di surga.
5. Dicukupkan rezekinya di sore hari.
6. Mendapatkan pahala umrah.
7. Akan diampuni dosanya walau sebanyak buih dilautan.

Untuk penjelasan selengkapnya mengenai keistimewaan dan manfaat sholat Dhuha, silahkan baca :


Baiklah, berikut ini adalah Waktu, Niat, Tata Cara, dan Doa sholat Dhuha Lengkap

Waktu, Rakaat , Niat, Tata Cara, dan Doa sholat Dhuha Lengkap beserta keutamaan dan keistimewaan serta manfaat sholat dhuha

1. Waktu sholat Dhuha

Waktu sholat Dhuha adalah dari mulai meningginya matahari satu tombak hingga sebelum matahari berada di tennga-tengah langit atau sebelum masuk waktu Dzuhur. Yang paling afdhal, melakukannya ketika matahari sedang terik menyengat (pukul 08.00 hingga pukul 09.00). Itu adalah waktu ketika anak-anak unta sudah merasa kepanasan. Hal ini sebagaimana hadits Zain bin Arqam رضي الله عنه menceritakan bahwasanya Rasulullah صلى الله عليه وسلم bersabda :

“sholat orang-orang yang khusu’ beribadah adalah pada waktu anak-anak unta kepanasan.” (HR. Muslim)

2. Rakaat sholat Dhuha

Dari berbagai hadits, kita dapat mengetahui bhwa sholat Dhuha dapat dikerjakan dengan 2 Rakaat, 4 Rakaat, 8 Rakaat, atau 12 Rakaat.

Adapun jumlah 2 Rakaat sesuai dengan hadits :

“Tiap pagi ada kewajiban sedekah bagi tiap ruas tulang kalian, setiap tasbih adalah sedekah…dan semua itu dapat tercukupi dengan melakukan dua rakaat sholat Dhuha.” (HR. Muslim)

jumlah 4 Rakaat sesuai dengan hadits :

“Allah Ta’ala berfirman, Wahai anak Adam, sholatlah unuk-Ku empat rakaat di awal hari, maka Aku akan mencukupi kebutuhanmu pada sore hari.” (HR. at-Tirmidzi)

jumlah 8 Rakaat sesuai dengan hadits :

Sesuai denga hadits dari Ummu Hani’ bahwa Rasulullah صلى الله عليه وسلم melakukan sholat Dhuha 8 rakaat dan melakukan salam setiap dua rakaat. (HR. Abu Daud)

Sedangkan jumlah 12 Rakaat sesuai dengan hadits :

”Siapa yang mengerjakan sholat Dhuha sebanyak 12 rakaat, maka Allah akan membangunkan untuknya istana di surga.” (HR. at-Tirmidzi dan Ibnu Majah).

3. Niat sholat Dhuha

Niat sholat Dhuha adalah sebagai berikut :

ﺃﺻَﻠِّﻲ ﺳُﻨَّﺔَ ﺍﻟﻀُﺤَﻰ ﺭَﻛَﻌَﺘَﻴْﻦِ ﻟِﻠﻪِ ﺗَﻌﺎﻟﻰَ

“Usholli sunnataantd-dhuha rak’ataini lillahi ta’alaa”

“Aku niat sholat sunat dhuha dua rakaat, karena Allah ta’alaa.”

4. Tata Cara

1. Membaca Niat sholat dhuha didalam hati sembari Takbiratul Ihram :

“Ushallii sunnatadh-dhuhaa rok’ataini lillaahi ta’aalaa.”

“Aku niat sholat sunat dhuha dua rakaat, karena Allah ta’alaa.”

2. Membaca doa Iftitah

3. Membaca surat Al-Fatihah

4. Setalah membaca surat Al-Fatihah dilanjutkan dengan membaca surat-surat pendek, namun yang dianjurkan untuk dibaca adalah surat Asy-Syams atau Al-Kaafiruun pada rakaat pertama. Dan surat Adh-Dhuha atau Al-Ikhlas pada rakaat kedua.

5. Ruku’ dan membaca tasbih tiga kali

6. I’tidal dan membaca bacaanya

7. Sujud pertama dan membaca tasbih tiga kali

8. Duduk diantara dua sujud dan membaca bacaannya

9. Sujud kedua dan membaca tasbih tiga kali

10. Lakukan rakaat kedua seperti cara rakaat pertama tanpa membaca niat dan doa iftitah.

11. Tasyahud akhir

12. Salam

5. Doa setelah sholat Dhuha

ﺍَﻟﻠّﻬُﻢَّ ﺍِﻥَّ ﺍﻟﻀُّﺤَﺎﺀَ ﺿُﺤَﺎﺀُﻙَ ﻭَﺍﻟْﺒَﻬَﺎﺀَ ﺑَﻬَﺎﺋُﻚَ ﻭَﺍﻟْﺠَﻤَﺎﻝَ ﺟَﻤَﺎﻟُﻚَ ﻭَﺍﻟْﻘُﻮَّﺓَ ﻗُﻮَّﺗُﻚَ ﻭَﺍﻟْﻘُﺪْﺭَﺓَ ﻗُﺪْﺭَﺗُﻚَ ﻭَﺍﻟْﻌِﺼْﻤَﺔَ ﻋِﺼْﻤَﺘُﻚَ ﺍَﻟﻠّﻬُﻢَّ ﺍِﻥْ ﻛَﺎﻥَ ﺭِﺯْﻗِﻰ ﻓِﻰ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﺀِ ﻓَﺎَﻧْﺰِﻟْﻪُ ﻭَﺍِﻥْ ﻛَﺎﻥَ ﻓِﻰ ﺍْﻻَﺭْﺽِ ﻓَﺎَﺧْﺮِﺟْﻪُ ﻭَﺍِﻥْ ﻛَﺎﻥَ ﻣُﻌَﺴِّﺮًﺍ ﻓَﻴَﺴِّﺮْﻩُ ﻭَﺍِﻥْ ﻛَﺎﻥَ ﺣَﺮَﺍﻣًﺎ ﻓَﻄَﻬِّﺮْﻩُ ﻭَﺍِﻥْ ﻛَﺎﻥَ ﺑَﻌِﻴْﺪًﺍ ﻓَﻘَﺮِّﺑْﻪُ ﺑِﺤَﻖِّ ﺿُﺤَﺎﺋِﻚَ ﻭَﺑَﻬَﺎﺋِﻚَ ﻭَﺟَﻤَﺎﻟِﻚَ ﻭَﻗُﻮَّﺗِﻚَ ﻭَﻗُﺪْﺭَﺗِﻚَ ﺁﺗِﻨِﻰ ﻣَﺎﺍَﺗَﻴْﺖَ ﻋِﺒَﺎﺩَﻙَ ﺍﻟﺼَّﺎﻟِﺤِﻴْﻦ

ALLAAHUMMA INNADH DHUHAA-A DHUHAA-UKA, WAL BAHAA-A BAHAA-UKA, WAL JAMAALA JAMAALUKA, WAL QUWWATA QUWWATUKA, WAL QUDRATA QUDRATUKA, WAL 'ISHMATA 'ISHMATUKA. ALLAAHUMA INKAANA RIZQII FIS SAMMA-I FA ANZILHU, WA INKAANA FIL ARDHI FA-AKHRIJHU, WA INKAANA MU’ASSARAN FAYASSIRHU, WAINKAANA HARAAMAN FATHAHHIRHU, WA INKAANA BA’IIDAN FA QARRIBHU, BIHAQQI DUHAA-IKA WA BAHAA-IKA, WA JAMAALIKA WA QUWWATIKA WA QUDRATIKA, AATINII MAA ATAITA ‘IBAADAKASH SHAALIHIIN.

“Wahai Tuhanku, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Wahai Tuhanku, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi, maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hambaMu yang soleh.”

Baiklah, itulah tadi Waktu, Rakaat , Niat, Tata Cara, dan Doa sholat Dhuha Lengkap semoga bermanfaat dan semoga kita diberi oleh Allah kemudahan dalam mengamalkannya. Amin.

Baca Juga :


Terimakasih, mohon maaf bila ada kekurangan. Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.